Estimasti Biaya Awal dan Pintu-pintu Beasiswa Kuliah Ke Al-Azhar, Kairo, Mesir 2019

Minat calon mahasiswa baru untuk melanjutkan perkuliahan ke Al-Azhar, Kairo semakin tahun semakin meroket. Oleh sebab itu, pencari beasiswa pun juga ikut tumbuh dikarenakan biaya untuk kuliah keluar negeri tidak bisa dipandang sebelah mata. Berikut ini adalah perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk kuliah ke Al-Azhar Kairo Mesir. Perkiraan biaya ini dibagi menjadi dua bagian yaitu untuk mahasiswa baru yang mengambil program Daurah Lughah di Kairo dan mahasiswa baru yang mengambil program Daurah Lughah di Indonesia

الدعاية والإعلان

  • Resmi, Ruwaq Cabang Bukittinggi telah Dibuka

  • Belajar Bahasa Arab dari Nol dengan Al Madkhal; Ringkas dan Mudah

1. Maba yang Mengambil Program Daurah Lughah di Kairo

Biaya Pertama
Biaya pertama yang dibebankan kepada calon mahasiswa baru Al-Azhar adalah biaya pemberangkatan dan pemberkasan dengan estimasti biaya 15 juta rupiah. Biaya ini bisa berubah tergantung dengan perubahan harga tiket Jakarta-Kairo.

Biaya Kedua
Setelah sampai di sana, maka kamu akan mengikuti program Daurah Lughah yang diadakan oleh Al-Azhar. Selama mengikuti program Daurah Lughah, maka biaya kelas bahasa tersebut dan biaya sehari-hari menjadi tanggungan dari kantong kamu pribadi. Estimasti biaya yang dibutuhkan untuk hidup tahun pertama di Kairo adalah sekitar 2 jutaan/bulan termasuk biaya Daurah Lughah.

Baca Juga: RIC Buka Bimbingan Online Tes Timur Tengah Gratis

Biaya Ketiga
Ketika masuk tahun kedua, maka kamu bisa mengikuti perkuliahan sesuai dengan jurusan yang kamu pilih. Di tahun kedua ini, kamu juga belum bisa mengajukan beasiswa. Biaya hidup sehari-hari masih jadi tanggungan kamu pribadi. Untuk biaya ini juga berkisar sekitar 2 jutaan rupiah. Sementara itu, untuk kuliah jurusan agama, Al-Azhar memberi beasiswa ke seluruh mahasiswanya alias gratis. Jadi tidak ada biaya kuliah di Al-Azhar. Sementara itu, untuk kuliah, Al-Azhar hanya membebankan biaya administrasi yang berjumlah ratusan ribu saja.

Di tahun ketiga, kamu sudah bisa masuk ke tahun dua kuliah. (Tahun pertama Daurah Lughah, tahun kedua adalah kuliah tahun pertama dan tahun ketiga adalah kuliah tahun kedua). Pada tahun ketiga ini, setelah nilai sudah keluar, kamu bisa mengajukan berkas untuk menjadi penerima beasiswa dari beberapa lembaga seperti Bait Zakat, Majlis A’la, Minhah Al-Azhar, WAMY dan beberapa lembaga lainnya. Jadi jika tahun kedua kamu hanya mengeluarkan biaya sehari-hari, di tahun ketiga ini kamu bisa mengajukan tanggungan biaya sehari-hari ini ke berbagai lembaga tersebut sehingga kamu bisa hidup dengan full beasiswa di sana. Selain itu, beberapa lembaga juga memberikan tiket pesawat gratis untuk pulang jika kamu telah menyelesaikan kuliahmu di Kairo.

2. Maba yang Mengambil Program Daurah Lughah di Indonesia

Berikut ini adalah perkiraan biaya-baiaya yang dibutuhkan untuk mahasiswa baru yang yang mengambil program Daurah Lughah di Indonesia:

Biaya Pertama
Tanggungan pertama yang harus dipersiapkan oleh Mahasiswa Baru adalah biaya Daurah Lughah di Indonesia yang akan diadakan dengan program asrama. Total perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk program ini adalah sekitar 20 jutaan. Lihat rinciannya di sini.

Biaya Kedua
Setelah selesai mengikuti program persiapan bahasa ini, maka biaya selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah biaya pemberkasan dan pemberangkatan senilai 15 jutaan rupiah. Biaya ini bisa berubah tergantung dengan perubahan harga tiket Jakarta-Kairo.

Biaya Ketiga
Setelah sampai di Kairo, maka kamu akan langsung masuk di bangku perkuliahan. Di tahun pertama ini, biaya hidup sehari-hari menjadi tanggungan kami yang berkisar sekitar 2 jutaan/bulan.

Setelah satu tahun berjalan dan nilai ujian keluar,kamu bisa mengajukan diri sebagai penerima beasiswa di lembaga-lembaga seperti Bait Zakat, Majlis A’la, Minhah Al-Azhar, WAMY dan beberapa lembaga lainnya. Jika kamu bisa mendapatkan salah satu dari lembaga pemberi beasiswa, maka di tahun kedua, kamu bisa hidup dengan tenang bahkan hingga mendapatkan tiket gratis pulang ke Indonesia.

Pintu-pintu Beasiswa
Biaya-biaya yang kita sampaikan di atas, bisa kamu atasi dengan mencari beasiswa dari beberapa pintu yang ada di Indonesia, yaitu:

  1. Beasiswa Kedubes Mesir di Jakarta
  2. Beasiswa 20 orang Melalui Jalur Seleksi Kemenag
  3. Beasiswa Alokasi Gontor
  4. Beasiswa Alokasi Nahdlatul Ulama (NU)
  5. Beasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kemenag

Jika kamu bisa mendapatkan salah satu dari 5 pintu beasiswa di atas, maka seluruh biaya kamu di sana akan ditanggung oleh pihak pemberi beasiswa.

Selain dengan beasiswa di atas, kamu juga bisa menjalankan proposal bantuan ke lembaga-lembaga pemberi bantuan seperti Badan Amil Zakat atau mengajukannya kepada perorangan. Pengajuan proposal ini juga bisa dibantu oleh pihak sekolah, tokoh masyarakat atau orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap pendidikanmu.

Biaya yang dibutuhkan untuk kuliah ke Al-Azhar Mesir memang tidak seperti dulu karena ada kebijakan-kebijakan baru yang sebelumnya tidak ada. Meskipun demikian, tingginya biaya ini bisa kamu atasi dengan usaha maksimal yang kamu lakukan. Banyak pihak-pihak yang peduli dengan pendidikanmu. Bahkan, dari banyak pengalaman, ada lembaga-lembaga atau perorangan yang memberikan bantuan dengan nominal jutaan bahkan belasan juta. Sekarang tinggal usahamu. Jalan mana yang akan kamu pilih? Selamat Berjuang!