Apa Itu Ujian Tahdid Mustawa ?

Ujian Tahdid Mustawa adalah sebuah aturan yang diterapkan oleh Al-Azhar bagi Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Al-Azhar Kairo yang lulus seleksi Kemenag ataupun yang mengikuti Pusiba. Aturan ini mengharuskan para camaba untuk mengikuti seleksi untuk penentuan level Daurah Lughah (persiapan Bahasa Arab) yang nantinya akan diikuti sebelum masuk bangku perkuliahan. Materi yang diajarkan di Daurah Lughah ini berkaitan dengan ilmu-ilmu bahasa Arab seperti:

  1. Nahwu (ilmu membuat kalimat)
  2. Sharaf (ilmu mengubah kata)
  3. Insya’ (kemampuan membuat karangan bebas)
  4. Qiraah (kemampuan baca kitab)
  5. Istima’ (kemampuan pendengaran)
  6. Kalam (kemampuan berbicara)
  7. Tarjamah (kemampuan mencari sinonim kata)

Ketujuh hal ini harus dikuasai oleh camaba untuk menentukan jenjang Daurah Lughoh yang akan mereka ikuti nantinya.  Aturan ini harus diikuti oleh seluruh camaba Al-Azhar baik yang berangkat dengan jalur beasiswa ataupun non beasiswa.

الدعاية والإعلان

  • Dibuka Kembali, Kelas Reguler Tatap Muka Angkatan II

  • Belajar Bahasa Arab dari Nol dengan Al Madkhal; Ringkas dan Mudah

Terdapat tujuh buah tingkatan untuk Daurah Lughoh, yaitu:

  1. Mubtadi’ Awal
  2. Mubtadi’ Tsani
  3. Mutawasith Awal
  4. Mutawàsith Tsani
  5. Mutaqaddim Awal
  6. Mutaqaddim Tsani
  7. Mutamayyiz

Dengan adanya aturan ini tentunya membuat camaba yang baru datang ke Mesir tidak bisa langsung masuk di bangku perkuliahan. Meski bebeda dengan beberapa tahun sebelumnya, hal ini tetap dipandang positif untuk menaikkan kemampuan Bahasa Arab mahasiswa sehingga tingkat kelulusan di bangku perkuliahan pun juga turut naik.

Waktu yang disediakan oleh Al-Azhar bagi camaba untuk menyelesaikan program Daruah Lughah per tingkatnya adalah 50 hari. Khusus untuk level Mutamayyiz, Al-Azhar menyediakan waktu lebih singkat yaitu 30 hari.

Sementara itu untuk biaya Daurah Lughah di Kairo, pihak Al-Azhar membebankan pembayaran sebesar 660 Le untuk tiap tingkatannya atau sekitar 533.000 rupiah (kurs 1 Egp = 900 rupiah sumber xe.com) per tingkatan.  Biaya ini hanya diperlukan untuk mengikuti program Daurah Lughah saja bukan untuk biaya perkuliahan. Sebab, biaya perkuliahan di Al-Azhar untuk bidang keagamaan tetap gratis.

Adapun yang mengikuti Daurah Lughah di Indonesia melalui Pusiba, maka biaya per levelnya adalah 200 USD ditambah dengan biaya asrama sebesar 2 juta rupiah. Jadi total dana yang dibutuhkan untuk mengikuti Pusiba sekitar 5 juta rupiah per level

Untuk membantu tingkat kelulusan program Daurah Lughah ini, para camaba yang dakan mengikuti tes Tahdid Mustawa, bisa mengikuti pelatihan pra Daurah Lughah yang diadakan oleh Ruwaq secara gratis melalui grup WhatsApp dan Tatap Muka langsung di Ruwaq seluruh Indonesia.

Untuk materi dan pembelajarannya, pihak Ruwaq membuat kurikulum yang standarnya disamakan dengan standar yang telah ditetapkan oleh pihak Al-Azhar. Jika Anda tertarik dan berminat mengikuti program ini, silakan daftar sekarang juga dengan menghubungi kami melalui Icon WA di pojok kanan bawah