RuwaqID Teken MoU dengan Perguruan Thawalib Padang Panjang

Perguruan Thawalib Padang Panjang mengadakan kerjasama Bimbingan Studi Timur Tengah dengan RuwaqID. Kerjasama tersebut untuk santri Kuliyatul Ulum El Islamiyah yang berkeinginan mengikuti tes masuk ke berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah.

Penandatanganan kerjasama dilakukan Rabu (9/9/2020) di Aula Dr Abdul Karim Amrullah, Padang Panjang oleh Pimpinan Perguruan Thawalib Buya Dr  Zulkarnaini, M.Ag dan Direktur Utama Ruwaq ID Ahwazy Anhar, LC, SS.

Pimpinan Perguruan Thawalib Zulkarnaini menyambut baik adanya kerjasama Bimbingan Studi Timur Tengah tersebut sebagai upaya mempercepat kemajuan Thawalib terutama untuk mendorong para santri Thawalib untuk kuliah di Timur Tengah. “Ini langkah strategis bagi Perguruan Thawalib untuk mendorong para santri Thawalib kuliah di Timur Tengah,” katanya.

Sementara Pembina RuwaqID Biltiser Bachtiar mengatakan, merasa terhormat diajak Yayasan Thawalib untuk bersama sama memajukan Thawalib khususnya untuk kelanjutan studi di Timur Tengah.

Dijelaskan Biltiser Bachtiar, untuk Timur Tengah seperti Al Azhar University, Kairo, dulu banyak lulusan Thawalib. Bahkan santri Thawalib memiliki dan organisasi tersendiri. “Ini membuktikan begitu banyaknya alumni Thawalib kuliah di Al Azhar,” ujarnya.

Dengan adanya kerjasama tersebut, berharap lulusan Perguruan Thawalib kembali banyak yang kuliah di Timur Tengah.

Ketua Yayasan Thawalib Ali Usman Syuib mengatakan dengan adanya kerjasama Yayasan Thawalib dengan Ruwaq ID sebagai bentuk keseriusan yayasan dalam memajukan Perguruan Thawalib. “Yayasan bertekad untuk memajukan Thawalib salah satunya dalam bahasa Arab. Dengan bahasa Arab adalah sebagai jalan untuk kuliah di Timur Tengah,” jelas Ali Usman.

Bimbingan Studi Timur Tengah seperti dijelaskan Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir dalam bentuk memberikan pelatihan bagi santri Thawalib dalam kiat kiat untuk bisa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi Timur Tengah.

“Saat ini untuk masuk kuliah di perguruan tinggi Timur Tengah harus melalui seleksi atau tes. Untuk mengikuti hal tersebut maka santri Thawalib diberikan bimbingan,” kata Irwan Natsir.

Bimbingan Studi Timur Tengah diberikan kepada santri Kuliyatul Ulum El Islamiyah atau tingkat aliyah Perguruan Thawalib baik santri laki laki maupun santri perempuan. Target dari kegiatan Bimbingan Studi Timur Tengah ini diharapkan ke depan para lulusan Perguruan Thawalib bisa masuk berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah.

Acara penandatanganan kerjasama dihadiri Ketua Yayasan Dr Saiful Amin, Kepala Sekolah KUI Thawalib Putra, majelis guru, guru asrama dan santri KUI Thawalib Putra.(*)

Sumber: HarianHaluan.com

Lihat lainnya..

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *